Manusia itu mempunyai 2 sifat yaitu sebagai makhluk individu dan makhluk sosial. Tapi disini saya akan membahas tentang manusia sebagai makhluk sosial. Manusia adalah makhluk sosial yang cinderung untuk hidup bermasyarakat serta mengatur dan mengorganisasi kegiatannya dalam mencapai satu tujuan tetapi karena keterbatasan kemampuan menyebabkan mereka tidak mampu mewujudkan tujuan tanpa adanya kerjasama. Itulah yang mendasari manusia untuk hidup dalam berorganisasi. Dan dari situlah mulai bermunculan teori-teori organisasi.
Teori-teori organisasi itu terbagi atas teori organisasi klasik, Neoklasik, dan modern. Teori organisasi klasik biasa disebut dengan “teori tradisional” atau disebut juga “teori mesin”. Dikatakan teori mesin karena organisasi ini menganggap manusia bagaikan sebuah onderdil yang setiap saat bisa dipasang dan digonta-ganti sesuai kehendak pemimpin. Sedangkan Teori Neoklasik disebut dengan “Teori Hubungan manusiawi”. Teori ini lebih menekankan pada pentingnya aspek psikologis dan sosial karyawan sebagai individu ataupun kelompok kerja. Dan yang terakhir adalah Teori modern atau yang sering disebut dengan teori “Analisa Sistem” atau “Teori Terbuka”. Teori ini memadukan antara teori organisasi klasik dengan teori Neoklasik. Teori Organisasi Modern melihat bahwa semua unsur organisasi sebagai satu kesatuan yang saling bergantung dan tidak bisa dipisahkan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar